Thomas Henry Moray

Nama Thomas Henry Morey mungkin tidak seeksis ilmuwan seperti Albert Einstein, Thomas Alva Edison, atau yang lain-lain. Tapi ia adalah seorang penemu yang brilian, pada Februari 1949 ia menerima paten untuk penemuannya setelah waktu yang begitu lama (17 tahun), akan tetapi sayangnya sampai ia meninggal dunia produknya tidak pernah berhasil dikomersialka karena tingginya biaya produksi. Tapi tahukah anda bahwa Thomas Henry Moray mengalami banyak sabotase-sabotase yang bahkan mengancam nyawanya.

#1. Teror Kepada Keluarganya

Akhir tahun 1920-an, Thomas Henry Moray (Moray) adalah seorang insinyur muda berumur 30 tahunan yang memiliki rasa percaya diri dengan keluarga baru dan karunia untuk dipersembahakan demi kepentingan umat manusia. Karunia itu adalah penemuannya yang disebut ‘energi pancaran’. Energi pancaran adalah energi misterius (mengubah daya dari kosmos yang berasal dari sinar, berterbangan pada ruang, masuk ke bumi secara terus menerus dari segala penjuru), energi misterius itu bahkan diklaim dapat digunakan untuk menyalakan peralatan-peralatan listrik (seperti menyalakan lampu, memanaskan setrika, dll).

Thomas Henry Moray

Suatu ketika, seseorang yang misterius meneror melalui telepon. Ia mengatakan kepada istri Moray bahwa nyawa suaminya tidak sebanding harganya dengan besi nikel, kecuali jika Moray mau bekerja sama mengenai masalah ‘energi pancaran’ dengan mereka.

Bahkan saat keluarga Moray tidak ada di rumah, kediaman mereka sering dimasuki oleh orang tak dikenal secara paksa (yang seolah juga merupakan peringatan akan kejadian yang lebih buruk di masa depan).

Kemudian ketika penemuan ‘energi pancaran’ itu menarik perhatian pada pejabat terkenal, orang-orang tak dikenal mesuk ke kehidupan Moray. Bahkan setelah ia menolak tawaran kerja Rusia, telepon misterius yang mengatakan bahwa kontrak jauh lebih mahal dari nyawanya juga berdatangan.

#2. Peluru Menembus Jendela Mobil

John Moray (putra dari Henry Moray) pernah mengisahkan, suatu ketika ia dan saudara-saudaranya mengendari mobil dan ibunya yang menyetir tiba-tiba sebuah peluru tersangkut di kaca mobilnya.

Beberapa minggu kemudian, seorang menyerang mobil  presiden institut penlitian Moray dengan beberapa kali tembakan pada mobilnya.

#3. REA (Rural Electric Administration) Menyabot Alat Moray

Suatu hari, kekerasan juga terjadi pada laboratorium Moray. Seorang laki-laki bernama Felix Flazer (dikirim oleh Rural Electric Administration) yang bekerja di laboatorium Moray menjadi gila dengan menggunakan palu besar menghancurkan mesin energi pancaran Moray.